Search + histats

Tuesday, 2 October 2012

[Interview] Onore6 - Aoi interviewing Reita ( Indonesian translation )



Setelah sebelumnya saia translate Ruki menginterview Uruha, sekarang bagian Aoi yang menginterview Reita XD kedua makhluk ini pantas lolos audisi comedian!! They’re so freakin funny!!! Yep..yep.. sekali lagi ini jadul tapi HEY!! apapun tentang the GazettE gak ada matinya,ne? *plak* wahahahah…
Douzo!

--------------------------------------------------------------------------------------------


Aoi : mereka meminta kita untuk memikirkan pertanyaan yang ingin kita tanyakan pada member lain. aku sudah berpikir banyak tentang itu tapi, tak ada apapun yang ingin kutanyakan padamu.
Reita : jadi kita selesai? Wtf-man? Setidaknya tanyakan dua pertanyaan!
Aoi : *tertawa* kau serius? Baiklah! Selama live, hatimu pasti merasa seperti ingin agar fans lebih gila! Mereka butuh dorongan! Jadi apa yang kau lakukan untuk membuat mereka semakin bersemangat?
Reita : aku tidak bagus dalam berkata-kata jadi aku akan mengangkat tanganku ke atas kepalaku dan mendorong mereka.
Aoi : tangan di atas kepala? …. Pose kelinci?
Reita : WTF?! Bukaaaaaaannn!!!
Aoi
lalu? seekor rubah?
Reita : diam!
Aoilalu apa?  
Reita : seperti ini *menunjukannya pada Aoi* seperti, kemari dan ikuti aku untuk berpose surga.
Aoi : begitu?
Reita : ya, dan itu mempan. Fans menjadi gila karena tangan ini !
Aoibagaimana kalau saat memainkan “Kantou”?
Reita : aku tak bisa bicara selama memainkan lagu itu tapi, jika aku bisa aku ingin mengatakan “AYO BUNUH SEMUA ORANG!!!”
Aoi : dan kemudian kau menonton fans?
Reita : ya! seperti aku ingin melihat darah! Beri aku darah! Ngomong-ngomong, kadang aku mendengar scream-an Aoi selama memainkan “Kantou”
Aoi : ah? Ya, untuk menghidupkan suasana *tertawa* aku tidak pernah mendengarmu banyak berteriak selama di panggung, apa kau malu?
Reita : ah, bukan. Aku hanya menunggu waktu yang tepat untuk berteriak di mic.
Aoi : bagaimana dengan saat Ruki bernyanyi?
Reita : itu bukan waktu yang tepat.
Aoi : jadi kau melambaikan tanganmu untuk mendorong fans menggila dan menonton mereka? Akankah fans mengerti hanya dengan gerakan tubuh dan ekspresi wajah?
Reita : pada dasarnya aku ini tanpa ekspresi. Tapi jika kau melihat mataku, kau akan mengerti apa yang ku coba sampaikan. Kau harus jeli juga. Aku akan melihat pada fans ketika Ruki bernyanyi, dan jika mata kami bertemu saat itu, maka…”selamat datang ke duniaku”
Aoi : apa yang matamu katakan?
Reita : inilah aku! Inilah bagaimana aku nge-rock! Sekarang nikmatilah!
Aoi : aku mengerti! Sekarang, jika kita menghapus make-up yang kau gunakan, apa yang kau lakukan di hari-hari normal saat kau sendirian? Aku rasa semuanya ingin tahu.
Reita : umm.. aku melakukan banyak hal *tertawa*
Aoi : dalam interview ini, aku mendengar seseorang mengatakan kalau ia tidak bisa memakan roti jika mereka bermake-up. Dan seseorang yang kupikirkan akan marah adalah kau. jadi kami semua ingin tahu bagaimana kau tanpa make-up.
Reita : aku? Aku hanya orang normal seperti orang pada umumnya, sebenarnya amat sangat normal. Tapi aku rasa saat kau menjentikan saklar itu, kau bisa menjadi siapapun yng kau inginkan. Selama live atau bahkan selama penataan rambut dan make-up session.
Aoi : contohnya! Apa kau sadar, kalau kau tidak pernah berkata apa-apa ketika kita selesai dengan penataan rambut dan make up. Dan juga ketika kita mengenakan kostum dan aksesoris?
Reita : aku rasa iya.
Aoi : kau tak menjawab pertanyaannya… kami masih tak tahu seperti apa kau tanpa make-up…
Reita : apa kau mencoba membongkarku?
Aoi : maksudku, aku selalu berpikir kami semua gazeman, benar-benar tertarik tapi….
Reita : seseorang benar benar akan berprasangka salah dengan apa yang kau katakan barusan *tertawa* meskipun kita mempunyai golongan darah yang sama, Aoi.. aku rasa aku yang paling cocok dengan golongan darah A. kau gagal  hidup sebagai orang dengan nama golongan darah A *tertawa*
Aoi : ya, karena aku tidak pernah membaca instruksi manual golongan darah A.
Reita : bukankah selalu begitu? orang tidak selalu sesuai dengan kepribadian golongan darah mereka? Aku rasa itu sedikit konyol. Aku pribadi merasa bahwa karakter dan kepribadian seperti sesuatu di dalam laci. Itu sesuatu yang tidak bisa kau lihat. Kau akan menarik lacinya untuk melihat apa yang ada di dalam dan kemudian kamu tutup. Atau mungkin itu seperti gorden jiwa? Kau hanya akan mengintip, ingin tahu bagaimana jika kau melihat segala sesuatunya keseluruhan… dan kemudian kau menarik tirainya.
Aoi : *tertawa* lalu apa itu “segala sesuatunya keseluruhan”, apa itu “ini adalah aku” selama live?
Reita : err~ ngomong-ngomong, jiwa dan hal-hal semacam itu menakutkan. Aku takut akan sesuatu yang tak bisa kau lihat.
Aoi : itu juga menakutkanku
Reita : aku tahu, benar!
Aoi : ayo beralih! Berjanjilah disini!
Reita : apa kau mencoba membuatku memegang kata-kataku? Aku benar-benar buruk dalam berjanji.
Aoi : tapi kau berjanji untuk menginjakan kaki di Budoukan dan kau melakukannya!
Reita : itu karena band dan fans dalam janji itu bersama-sama. Aku tidak bisa menjaga janji ketika hanya aku sendirian yang berjanji.
Aoi : lalu, tidak kah itu akan luar biasa jika fans yang akan datang melihat penampilan kita di Budoukan bisa benar-benar melihat kita? Kau tahu maksudku? Aku tidak tahu tentang gesture tangan kecilmu tapi aku rasa karena ukuran jalan, semua orang akan bisa melihat kita ketika kita tampil di Budoukan.
Reita : aku benar-benar ingin berhubungan dengan semua orang selama live. Tapi itu sungguh sulit untukku. Sangat sulit bagiku untuk berhubungan dengan semua orang dalam live. Ditambah, kalian (gazeman) tidak benar-benar mendengarkan apa yang ingin aku lakukan, ya kan?
Aoi : iya sih. Tapi kau hanya perlu berjalan ke sekitar  (panggung) untuk melakukan apa yang ingin kau lakukan. Seperti, jika kita ingin melakukan high-five, kau ingin memukul tubuh. Seperti… serius wtf-man?
Reita : ngomong-ngomong, ingat ketika aku katakan, ayo kita lakukan high spin kicks? Kalian semua hanya diam saja! Setidaknya berikan aku jawaban!
Aoi : aku dan Uruha berpura-pura tak mendengar… dan mungkin Ruki juga…?
Reita : aku membuat permintaan 5 menit sebelum kita naik ke panggung, jadi mungkin kalian lupa tentang itu.
Aoi : ya *tertawa*
Reita : aku benar-benar ingin kalian memberikan sinyal 5 jempol ketika aku melakukan high spin kick di panggung!
Aoi : aaah~ ide bagus! jadi ketika kau melakukan high spin kick, aku akan berada di sebelah kananmu dan memberimu 2 jempol! Dan kemudian membuat yang lain mengacungkan jempol mereka juga.
Reita : buat fans juga melakukannya!
Aoi : *speechless* ngoooomong-ngomong, akan seperti apakah 2006 untukmu?
Reita : karena itu adalah tahun anjing, bisa dikatakan aku ingin melolong dan menggonggongi dunia yang berlinang airmata ini.
Aoi : ………………………….
Reita : saat ini kita hidup di dunia dimana orang-orang diperlakukan seperti anjing liar! Jadi aku ingin menjadi seorang pengawas anjing dan menggigit mereka para pencaci.
Aoi : aku bahkan tak ingin menjadi anjing peliharaan. Mengapa kau ingin menjadi seorang pengawas anjing?
Reita : bukan pengawas anjing yang menjaga hewan peliharaan. Tapi semacam pengawas anjing yang melindungi rumah! Aku ingin menjaga para fans. Aku ingin menjaga scene music ini. kita harus malindungi dunia sebelum itu menjadi lebih buruk. Dan aku hanya bisa melakukannya lewat band, GazettE. Dan apa yang aku dengar bahwa para fans visual kei adalah orang yang buruk? Ber-headbang tidaklah jelek. Sedikit memberontak juga tidaklah buruk. Ingatlah agar tetap menjaga tata karma kalian. Menurutku hanya dengan menjaga tata karma, kita bisa benar-benar menentang masyarkat. Dan kurasa band bahkan kalian para fans, bisa mengerti ini.


----------------------------------------------------------------------------------

English Translation & thanks to : Lisa Lisa @LJ
Indonesian translation : by me ( Rukira Matsunori )

Give a credit if you repost this!

“ 13 STAIRS[-]1 “, the GazettE Lyrics [ Indonesian Translation ]





Lyric : Ruki
Arranger : the GazettE
Album : DIM
Year : 2009


Taihai shisou, Ukiyou hagare no Grave
---ideologi busuk, kuburan yang terpisah dari dunia fana

Discrimination against music
---diskriminasi terhadap music

Gouhou no 13 The loser who was brainwashed
---berdasarkan hukum nomor 13, pecundang yang dicuci otaknya

Bullshit
---omong kosong

Commit suicide in with-it-ness
---bunuh dirilah bersama ke-itu-anmu

Right now…
---sekarang juga

In front of me!
---di hadapanku!

You cannot understand my vulgar thought
---kau tak akan bisa mengerti pemikiran vulgarku

It is a correct answer
---ini adalah jawaban yang benar

It is your duty to train a slave waving a waist
---ini adalah kewajibannmu untuk melatih seorang budak menggoyangkan pinggangnya

Rotten buyer
---pembeli busuk

Shame on you!
---memalukan!

Commit suicide in with-it-ness
---bunuh dirilah bersama ke-itu-anmu

In front of me!
---di hadapanku!

Bravely…
---beraninya…

Rotten seller
---penjual busuk

Know yourself!
---kenali dirimu!

Commit suicide in with-it-ness
---bunuh dirilah bersama ke-itu-anmu

Before that…
---sebelum itu

Suck my dick
--- *piiiiiiiiiiiiiiip* XD

The industry has been already over
---industri telah berakhir

The red base
---pangkalan  merah

All the losers sing a hymn in hell
---semua pecundang menyanyikan himne dalam neraka

Enjoy a vulgar play
---menikmati permainan vulgar

Saa warae Tobiorirenu LOOP Suujiki ni kuwareta kaku
---jadi..tertawakan lingkaran yang tak bisa kau lompati, inti yang dimakan rumus numerik

Saa warae Mada yarerun darou? 13 made ato sukoshi
---jadi..tertawalah! masih bisakah kau melakukannya? Tinggal sedikit lagi sampai angka 13

Can't get back
---tak bisa kembali

A loser of the uncontrollability
---seorang pecundang yang tak bisa mengendalikan ketidaksatbilan

Enjoy a vulgar play
---menikmati permainan vulgar

Can't get back
---tak bisa kembali.


--------------------------------------------------------

One of my FAV from DIM  XD suka yang gloomy-gloomy.

Muahahahahahaahahahah…!!!!!!!! XD what the meaning of. “with-it-ness” btw? Sejak dulu itu yang membuat saia mengurungkan niat untuk publish translate-an lirik ini. tapi akhir-akhir ini saya pikir, masa Cuma gara-gara segaris kata itu nggak saia publish selamanya -_-
Di sini saia artikan “bersama ke-itu-an” wakakakak jika ada seseorang yang berpikir, “APA ITU?” atau “wth? Bakanya ini orang” saia terimaaaaa XD susahnya mengartikannya ke bahasa Indonesia. *SAIA-NYA AJA YANG KETERLALUAN BAKA*
Jika ada yang tahu translate-an yang lebih tepat silahkan beri tahu saia ne ne ne ne!!!!^^.
Tapi secara maksud, saia pikir maksud dari “with-it-ness” di sini adalah… err seluruh line liriknya kan “commit suicide ni with-it-ness” jadi it-ness di sini mungkin adalah segala omong kosong pada line lirik sebelumnya XD *PLAK* huaaaa dare ka!! Beritahu saia!!!!

Em emmm… ini tentang segala macam kekacauan(?) dalam industry musik, seperti halnya Dim Scene. Seperti pembajakan… “Rotten Buyer! Shame on you!” aw!! XD dan juga “Rotten Seller!! Know yourself!!” pembeli dan penjual sama saja bejadnya wkwkwk…

Diskriminasi terhadap music itu biasa dialami band-band yang sudah masuk label ne? dan itu juga terjadi misalnya karena music Pop lebih disukai dan music Rock/metal atau yang beraliran Visual kei dianggap bahwa yang melakukan itu dan fans-fans mereka adalah “bad people” atau dianggap rendah.

Lalu “Vulgar Play” di sini adalah mereka yang melakukan semua kekacauan itu secara terang-terangan. Dan “kalian tidak bisa mengerti pemikiran vulgarku”, semua juga tahu bagaimana Ruki menulis liriknya kan XD ITU SENI!!! Yayaya it’s an ART!! Ruki ingin semua mengerti itu. tentu saja banyak di luar sana yang mungkin tidak mengenal/menyukai the GazettE dan ketika mendengar liriknya mereka akan berpikir itu lagu yang buruk dengan kata-kata yang kotor. Ruki menuangkan pikirannya ke dalam lagu dan seperti yang kita tahu konsep lagu-lagu the GazettE adalah tentang realita di dunia, mengekspresikan perasaan jujur manusia. kalau kalian hanya mendengar satu lagu tentu tidak akan mengerti tapi silahkan dengarkan keseluruhan wkwk
Saia kebanyakan ngomong ya? kalau tentang Ruki saia mau ngotot aja ah *ditabok*

Dan kenapa judulnya 13 STAIRS[-]1…
Angka 13 dianggap sebagai angka keramat/menakutkan/misterius/sial O.O ya? seperti halnya angka 4 (shi=mati). (1+3=4) wokwokwok XD *abaikan*
Jadi 13 tangga maksudnya semua kekacauan/kesialan itu. tapi di sini ada [-]1. Jadi aslinya ini judul adalah 12 STAIRS XD seperti menaiki tangga yang anak tangganya ada 13, saat anda menaikinya anda menuju kekacauan/kesialan dan ketika sampai di anak tangga ke 13 maka anda sudah benar-benar berada dalam kekacauan/kesialan dan tidak bisa kembali. Mungkin memang tidak bisa jika kita tidak menaiki anak tangga itu karena kekacauan itu sedikit demi sedikit telah terjadi, karena Ruki bilang para pengacau itu “si pecundang yang tak bisa mengendalikan ketidakstabilannya (tepatnya sekarang industry music sudah berada dalam kekacauan tapi belum benar2 diujung kekacauan XD) “tinggal sedikit lagi sampai angka 13” entah sudah berapa anak tangga yang dinaiki tapi yang jelas sudah dekat dengan puncak kekacauan (13) karena sudah terlanjur maka berhentilah di tangga ke 12. Satu tangga di bawah 13 kan? (mungkin lebih baik jika berhenti di anak tangga dengan nomor yang lebih rendah, tergantung sudah berapa anak tangga yang dinaiki sebenarnya, maka berhentilah disitu! yang jelas si pengacau itu mempunyai batas sampai 12 anak tangga saja puncaknya, jangan sampai ke 13 anak tangga karena jika sudah disana Ruki bilang “can’t get back”)  Sebelum kekacauan itu benar-benar kacau dan tidak bisa disembuhkan. Berhentilah! Ya semacam itu saia pikir XD itu semacam peringatan.

Woaaaaaaaaaaaaaaaaaaa!!! Saia lagi buat artikel apa ya? ok, hentikan!!!

Sekali lagi ini hanya berdasarkan PEMIKIRAN SAIA!! Bukan pemikiran vulgar *dijekok Ruki* saia belum baca artikel/interview ruki bahas lagu ini jadi…. Yah beginilah yang saia tangkap XD *plak* maaf jika dirasa tak masuk diakal muahahah… setiap orang pasti punya pemikiran vulgar *ciaaaaattt!!!* pemikiran yang berbeda-beda maksud saia, ne ^^


Romaji : Distressedcoma @LJ
Indonesian Translation : by me (Rukira Matsunori)


Give me a CREDIT oi!!! If you repost this!!!