Search + histats

Wednesday, 28 April 2010

crying rain lyrics indonesian translated |girugamesh|


Furidashita ame wa kawaita ASUFARUTO ni tokete

[Hujan itu mulai jatuh pecah di atas aspal yang kering]

binetsu majiri no te tsumetaku tsutsumikonde iku

[dalam udara yang dingin aku membungkus tangan ini Bersatu dengan sedikit panas]

namida misezu ni nani ka wo gisei ni shite aruku

[tanpa memperlihatkan air mataku,aku berjalan dengan pura-pura kuat akan sesuatu]

tatoe kekka kimi wo uragiru koto ni natte mo

[misalkan jika ini akibat aku menghianatimu]

demo ne kawareru kibou wo sutete made kono mama

[tapi itu bisa berubah sampai aku meninggalkan harapan seperti ini]

kimi to zutto onaji yume wo miyou to

[aku akan selalu bermimpi sama seperti mimpimu]

kurikaesu hibi ga bokura wo nurashite iku

[mengulangi hari-hari membasahi kita]

ano hi egaita basho sae

[sedangkan tempat ini menggambarkan kita di hari itu]

doshaburi no yoru wa zutto nariyamanai yoru ga naku naku...

[saat malam tiba selalu melimpahkan hujan badai, malam yang menangis...menangis]

furidashita ame ga tsuchi no nioi wo kaze ni nosete

[hujan itu mulai jatuh mengangkat bau tanah di udara]

namanuruku tamaru mizutamari ni kao ga utsuru

[wajahku terpantul dalam kumpulan genangan air hangat kuku]

kore de ii no ka? Kotae wa hitotsu shika nai kedo

[apakah ini baik? Sekalipun tidak hanya ada satu jawaban]

kore ga nayami unda kekka mou kikanaide kure

[penderitaan ini adalah kesimpulannya,jadi jangan tanyai aku lagi]

jibun semareba kimochi wa sukoshi raku ni nareru?

[apa menyalahkan diriku sendiri bisa membuat perasaan sedikit lebih tenang?]

hora ne itsumo higaisha no FURI shite bakari

[Kamu lihat! Aku Selalu saja mempermainkan orang yang terluka]

kireigoto narabe aruite warai atte mo

[jika kita berjalan dan tertawa satu sama lain]

ame ga subete wo nagashiteiku

[hujan menghanyutkan semuanya]

wakare wo tsugeta hi hontou wa naite ita yo

[hari saat kau memberitahukan perpisahan. Sesungguhnya aku menangis]

uso no emi toke

[melarutkan kebohongan ini dengan senyuman]

mayoi tsuzuke nayami tsuzuki

[Melanjutkan kebimbangan melanjutkan kekhawatiran]

tsuyoku natte ikeru to omou kara

[karena Aku pikir bisa menjadi lebih kuat]

mayoi tsuzuke nayami tsuzuke

[melanjutkan kebimbangan melanjutkan kekhawatiran]

konna hibi wo warai aeru hi made

[sampai hari aku dapat tersenyum seperti hari-hari itu]

sutekirenu omoi yukkuri iki wo tomete

[membuang perasaanku perlahan menghentikan nafasku]

hitomi tojite iki wo haki

[aku tutup mataku dan menghembuskan nafas]

ano hi omoidashite no hira tsuyoku nigiri

[mengenang hari saat aku menggenggam tangan erat]

asu ni negau

[harapan untuk hari esok]

kurikaesu hibi ga bokura wo nurashite iku

[mengulangi hari-hari membasahi kita]

ano hi egaita basho sae

[sedangkan tempat ini menggambarkan kita dihari itu]

doshaburi no yoru wa zutto nariyamanai yoru ga naku...naku

[saat malam tiba selalu melimpahkan hujan badai, malam yang menangis...menangis]

^~^ um~
maaf kalau ada yang salah,dikarenakan keterbatasan kemampuan dan kamusku XDD (kamusnya gak lengkap wkwk memalukan!)

intinya ini lagu orang yang patah hati karena baru diputusin pacarnya, dan menyesali kesalahannya yang membuat dia sampai diputusin XDD (menurutku sih,ada pndpt lain?)

waduuh kata-katanya=.=beda banget ama lirik-lirik lagu negara kita tercinta!

i'm Straight *bonus* : Taisetsu na hito 1

Title : Taisetsu na hito (?)

author : rukira matsunori (ruki no tsuma)

rated : T

genre : *bingung*

Pairing(s) : meevXAoXUru,dkk XD

warning : bergaje aja

note : oh shit!! It was done too much *wew!*

~*~


"AWOOWIIIIIII"

"Hm......"

Aku melirik ke samping kanan dengan ekor mataku,di sana duduk cowok paling cantik (menurutku) menatapku,bibir keriting bawahnya agak maju ke depan tanda dia mulai jengkel dengan kediamanku sejak datang ke cafe ini.Kekasihku cemberut hha......Tapi Entah kenapa aku suka,Ada kepuasaan tersendiri dalam diriku saat dia menatapku nista,kesannya...............Sekushii aw aw aw wkwk

"lu ngelamun Ao?",si mungil kurang tinggi tampaknya mengkhawatirkanku,wajahnya memang wajah prihatin jah! Bukan jelek!

Dia memang salah satu temanku yang paling care terhadap teman lainnya,walau kadang kekhawatirannya berlebihan.Dia adalah teman sekaligus anakku dan Uruha dan......Mantan saingan? Tidak! Sejak dulu aku hanya menganggapnya anak kecil.

Dia pasti ngamuk kalau tau aku berpikiran begitu tentangnya,hha aku hanya berpikir kalau dia terlalu kawaii untuk dibenci,berat untuk menjadikannya saingan.Lagipula sekarang Uruha telah mengakui keberadaanku,dan aku puas dengan itu.Di samping Ruki sendiri sudah ada orang bernoseband sepanjang idungnya(?) jiakh! Sepanjang hidupnya.Walau hubungan mereka agak aneh=.= tapi siapapun yang melihat mereka pasti akan mengerti bahwa mereka saling membutuhkan.

"pesan apa wooii?!",ujar si mata sinis sambil melemparkan buku menu ke atas meja di hadapanku.

"ini acaramu,ramaikan donk!",ucap cowok cantik santai di samping si mata sinis yang sama jangkungnya.

"bersemangatlah Aoi...!!",si kempot ikut-ikutan berdialog menyemangatiku.

Hari ini aku malas untuk berbincang-bincang err~ bukan hanya hari ini saja sih tapi aku memang selalu malas untuk berbincang-bincang kecuali apa yang diperbincangkan menarik perhatianku.Diantara ke-4 temanku aku memang yang paling irit mengeluarkan suara,bukan berarti aku pendiam katakan saja aku ini keren.

"lu kayak yang gak ikhlas ya Aoi?",si noseband mencibir

gak ikhlas? Yah katakan saja begitu.Dibilang acaraku juga,ini bukan kemauanku.Mereka yang memaksaku dan menyeretku ke cafe ini.Alasannya untuk merayakan hari jadianku dengan Uruha? Konyol.Itu sudah terjadi sejak 3 bulan yang lalu,dasar brengsek.Katakan saja minta ditraktir,padahal keuanganku lagi miris(?)

"gurameee?"

"uh"

Aku mengusap-usap daun telinga kananku yang baru saja kena jeweran makhluk sekushii di sampingku,dia gemas padaku? Mungkin Dia gemas dengan sikapku? Dia menatap lurus padaku dengan mata sendunya namun wajahnya menyiratkan kalau dia protes denganku.Bibir keritingnya itu......Ingin sekali ku tarik dengan gemas,namun tidak! Aku mengalihkan pandanganku ke objek lain,melihatnya lama-lama adalah sebuah dosa jahahahaha

aku berusaha tetap cool kemudian mengambil buku menu yang tergeletak tak berdaya diatas meja.Aku mencoba membuatnya lebih berguna dengan membuka-bukanya mencoba mencari-cari makanan yang harganya menarik perhatianku.

"kalau lu gak ada uang biar gue yang teraktir"

Aku menghentikan aktivitas buka membuka buku menu,menutupnya lalu meletakannya kembali di atas meja.

Aku menghela nafas,"aku terluka"

"hah?"

Aku tau kekasihku itu anak orang kaya,walau kadang dia pelit tapi aku sudah sering di traktir olehnya.Rasanya gak keren kalau hari ini pun dia mentraktirku,kalau saja dia tau kata-katanya tadi membuat hatiku terluka sebagai kekasihnya,tapi aku tak bisa membohongi diriku sebagai temannya aku senang dia mengerti keadaan keuanganku.

Aku memandang ke-3 teman di hadapanku,dan 2 makhluk yang entah sejak kapan selalu ikut nimbrung.Wajah-wajah traktiran semua,aku menghela nafas panjang

"fiuh~ tar gue bayar deh",ucapku sambil mengacak-acak rambut kecoklatan yang tiap hari creambath itu.

"jahahahahahahahahaha........"

suara tawa kunyuk-kunyuk pengganggu itu hanya membuat pencemaran suara.Para pengunjung cafe yang lain menatap ke bangku tempat kami duduk dengan pandangan horor,berisik memang teman-temanku itu=.=

"lu diam dari tadi mikirin keuangan ye?Gyahaha"

noseband sialan.

"cuih,neraktir temen pake minjem uang pacar segala gak keren wiwiwiw"

gue kasih kecoak tau rasa lu!

Uruha menyodorkan buku menu kepadaku,aku menatapnya beberapa saat.Lalu ku ambil buku menu itu dari tangannya.Dia menyuruhku untuk kembali memilih makanan,kali ini tanpa perlu khawatir harganya cocok atau tidak.

===*===

TAK!

"Awh!"

Aku memegangi kepala bagian atasku yang baru saja kena jitakan super keras,"MEEV!!"

"ohoho sakit ya? Sini aku elus-elus!"

aku menepis tangannya yang hendak menjangkau kepalaku,"sial,dasar banci....!! Menjauh sana! Hus"

"gurame sialan!"

dia menjepit leherku diantara lengan kecilnya,aku pun tak diam dan menjengut rambut hitamnya.Kami bergulat cukup sengit,teman-teman sekelasku hanya memandang pergulatan kami tanpa ada yang berniat melaporkannya pada guru.Hal ini memang sudah jadi kebiasaan sehari-hari antara aku dengan Meev,dan mereka sudah tak heran lagi dengan ini.

Miyavi panggilannya.

Nama lengkapnya adalah Takamasa Ishihara tapi khusus untukku aku memanggilnya Meev.Entah dari mana aku dapatkan nama panggilan aneh itu untuknya tapi aku suka saat memanggilnya seperti itu dan kelihatannya dia pun tak keberatan ku panggil begitu.

"apa yang kau lihat Aoi?"

"bukan urusanmu!"

"anak cewek berkepang itu kah?",Meev menunjuk ke luar jendela."kau masih tertarik pada anak cewek itu Aoi?"

"setidaknya aku masih tertarik pada anak cewek",jawabku ketus

"hha Aoi,percayalah padaku! Kau itu masih anak-anak",ujar Meev sambil menepuk-nepuk punggungku.

"cara bicaramu seakan-akan kau itu kakek-kakek!! Kau pikir dirimu dewasa?"

"oh tentu!",jawabnya percaya diri

Aku menjitak jidatnya pelan.Dewasa apanya? Dia hanya anak kecil berumur 8 tahun yang sok dewasa.

Tiga tahun yang lalu dia dan ayahnya pindah ke rumah kosong di samping rumahku,sejak pertama kali melihatnya aku merasa kalau dia adalah anak yang menyenangkan dan ternyata perasaanku benar.

"aoi,mau tau rasanya kissu gak?",bisik Meev ditelingaku

"a-ap"

tiba-tiba Meev menarik kepalaku mendekat kearah wajahnya hingga bibir kami beradu beberapa saat.

"........."

GREK!

aku refleks mundur beberapa langkah hingga menabrak bangku di belakangku."GILA!!",Aku menjauhkan diriku dari Meev menjaga jarak dengannya,masih bingung dan heran dengan tindakan spontan Meev padaku.Meev hanya terbahak sambil memegangi perutnya.

"KYAAAAAAAAAAAAAAA!!!!",suara teriakan anak-anak perempuan membuatku sedikit terperanjat,"aoi kun,miyavi kun mesum!! Aku laporin ke sensei...",teriak seorang anak perempuan sambil berlari keluar kelas.

Aku cengok memandang seisi kelasku,teman-teman sekelasku speechless semua saking syoknya.

"hmm~ sekarang kau sudah tau kan rasanya kisu,setelah ini terserah kau mau melakukannya dengan siapa gyahahaha"

"banci"

Aku menjambak rambut hitamnya dan kami pun kembali bergumul membuat teman-teman sekelas sweatdrop.

'dasar Meev'

==*==

"tadaima!!"

Aku menutup pintu rumah dengan pelan.Tak terdengar suara orang yang biasa menyambutku.

"oka-san?"

aku melangkahkan kakiku memasuki rumah sambil memanggil-manggil orang yang seharusnya selalu berada di rumah.

"Oka-"

"shiro chan,okaeri",ibuku tiba-tiba muncul dari dapur,"ibu lagi masak hho",ucapnya sambil menyeka keringat di keningnya.(info : ibu Aoi adalah Ny.Shinya)

Aku tersenyum lalu meronggoh saku celanaku mengambil sapu tangan yang kemudian ku pakai untuk membersihkan noda hitam gosong di kening ibuku.

"shiro chan",Ibuku tersenyum lalu memelukku dengan manja.

"oka san! Jangan panggil aku begitu,apalagi saat ada teman-temanku!"

"hoho kenapa? Kan imyuuut gitu"

Aku melepaskan pelukan ibuku perlahan,"aku sudah dewasa oka san!"

ibu tersenyum,"tapi bagi ibu kau tetap shiro chan ibu"

aku mendengus,setelah membersihkan tangan ibuku dengan sapu tangan yang entah kenapa gosong-gosong,lalu aku beranjak ke kamarku di lantai atas.

Klek.

Pemandangan yang sama seperti tadi pagi saat aku meninggalkannya.Seperti pagi kemarin,seminggu yang lalu bahkan setahun yang lalu,berantakan.Aku paling malas membereskan kamarku sendiri bukan berarti aku suka membereskan kamar orang lain juga sih.Aku melakukan segala sesuatu di kamarku,bagaikan sarang saja.Sarang yang kotor dan berantakan.

Tanganku meraih sebuah gitar tua yang sudah jadi peliharaanku selama lebih dari 7 tahun yang tergeletak di kolong kasur.Sudah lama sekali rasanya tanganku,jari-jariku tak bermesraan(?) dengannya.

Treng...

Treng...

Iseng ku petik-petik senarnya yang sudah lama sekali tak ku ganti."suaranya masih bagus",gumamku

aku bersila di atas kasur dan memposisikan gitar kesayanganku berada dalam pangkuanku hha....Lalu ku nina bobo-in.Nggaklah,setelah posisinya enak aku mulai memetik metik senarnya secara beraturan,kali ini aku memakai kunci tentunya.

Pengalamanku yang sudah sejak SD memainkan gitar membuat jari-jariku terasa ringan walaupun sudah lebih dari setengah tahun aku tak memainkannya.Sejak dulu favoritku adalah Cassis,makanya sekarangpun aku mengalunkan intro Cassis.Kalau Uruha ada di sini dia pasti klepek-klepek wkwk

-Hoshi no Nai yoru ni by : kangen band-

Aku menghentikan jari-jariku memetik senar,padahal lagi enjoy.Ada yang ngajak duet nih si Leda.

Aku dengan segera mengambil hapeku dari dalam tas,suara gitar Leda semakin mengeras saja,sayangnya aku tak berniat berduet dengannya kecuali secara jantan dia menantangku.Halaah~ suara hape doang,sejak kapan aku pake ringing tone ini? Satu minggu yang lalu kalau gak salah.

Jah perduli amat dengan ringtone,aku cepat-cepat melihat layar hape

-lovely Paha Calling.....-

Hmm panjang umurnya~

trek.

"moshi-moshi,Aoi disini ada yang bisa saya bantai??"

"AWOOO lama amat ngangkatnya?"

"hn....."

"lu ngomongin gue ya?"

"untuk apa ngomongin lu? Mending ngomongin paha ayam"

"gue bersin-bersin"

"terus?"

"hidung gue gatal"

"apa hubungannya sama gue ngomongin lu?"

"gak ada sih"

"gak penting amat lu nelpon gue"

"kalau lu ada disini,udah gua cekek lu gurame!"

"untung gue ada di sini"

"AAAAAAAAAAAAAAARGH!!"

tut....tut....tuut....

Ditutup?

Ck,dia marah padaku.Err~ percayalah Aoi ini tak kan lama.Aku mengotak-atik hapeku sembari menunggu panggilan selanjutnya.

-

-

15 detik kemudian....

Suara permainan gitar Leda kembali mengalun memenuhi ruangan kamarku yang hanya berukuran 4x5 meter seakan mengajakku berduel gitar.

-Mak Lampir Calling.....-

trek.

"moshi-moshi"

"Awowi,sori tiba-tiba terputus sinyalnya jelek"

"hm? Lu gak ngambek?"

"nggak"

"oh,tunggu sebentar",aku menjauhkan hape dari telingaku lalu mencari nama kontak 'mak lampir' aku edit kembali jadi 'lovely Paha'

kali ini ku colokan headset ke hapeku biar tanganku gak rematik pegel megangin hape,lagian bisa nyantai sambil tiduran di kasur,"ya?"

"ngapain dulu sih lu Wo?"

"ngebajak sawah"

"..........."

"halo......Nona? Lu masih hidup?"

"nona-nona,bibir lu dower!!"

aku terkekeh,"keh..Keh..keh.."

"awowi"

"hm? Soal uang itu? Tar gue bayar"

"gak usahlah"

"hah serius? Jangan-jangan lu minta dibayar pake yang laen?"

"err~ boleh juga,lu nari striptis sana di panti jompo!"

"bunuh gue!"

"hakhakhakhak..........Joudan dake,kali ini gue serius.Jawab pertanyaan gue dan hutang lu lunas ama sisa-sisa hutang lu yang dulu-dulu juga"

"hm.....Pertanyaannya bukan gue lagi pake boxer warna apa kan?"

"bukanlah! Eh emang lu pake boxer warna apa?"

"jah!"

"ey sekarang serius nih ya,sejak kapan lu suka gue?"

"sejak gue liat paha lu"

"aaargh!! Kencan aja lu sama paha gue!! Gurame sialan"

"ckckck.....Lu gak mau kan paha lu gue potong,berarti gue harus kencan ama yang punya pahanya juga"

"wong edan!!sebenarnya lu serius gak sih soal gue?"

"hah?",aku mengerutkan dahiku heran,tiba-tiba dikasih pertanyaan begitu.

"jangan-jangan lu nyesel nerima gue?"

Aku memejamkan mataku,"lu bilang apa?"

"lu nyesel nerima gue?"

aku bangkit dari posisiku yang terlentang dan kembali bersila di atas kasur,"gue banting nih hapenya!!"

"cis,terserah! Hape,hape lu"

aku menghela nafas panjang,"gue gak suka lu nanya kayak gitu paha!"

"lhaa~ tinggal jawab aja napa? Ya atau tidak"

"masalahnya bukan itu!! Tapi lu udah ngeraguin gue"

"gue gak kan nanya kalau lu gak bersikaf acuh tak acuh,gue lebih merasa tuan Aoi lebih merhatiin gue dulu! Daripada sekarang"

".........."

"oi"

"manja"

"A-Apa?"

"gue mau istirahat ya honey bunny sweety,jaa~"

"eeh Woi,gura-"

trek.

Mataku menerawang ke langit-langit,ditanya seperti itu.......Tentu saja aku tersinggung.Dia tak pernah merasakan jadi diriku selama ini.Fiuh~

Miyavi.

~to be continued~


maksudnya apa inii? Entahlah=..= iseng aja

Sunday, 25 April 2010

DELUHI - (PV)



Two Hurt




S[K]ape : Goat




Revolver Blast




frontier


The Farthest



Departure

hmm hmm hmm o.o

Girugamesh - Crying Rain PV



gyaaaaaaaaaaaaaaaaaa >.

Friday, 16 April 2010

DELUHI LYRICS "FOLLOW THE FUTURE"


Follow The Future -DELUHI-

FOLLOW THE FUTURE

music : Leda lyrics : Leda

Say what you want to say
It's for you to decide
Time flies so fast
You must decide now make or break

You find truth and real
It's your faith that makes you stronger
So you accept even sorrow
Can you feel grief and pleasure?
Nobody's gonna show you how
So you believe even all pain

Face to face
Follow the future
Shout out
Follow the future

DELUHI LYRICS "FLOW SNOW"


Flow Snow - DELUHI -

flow snow
music : Leda lyrics : Leda
album: Yggdalive

You lock yourself in mind ice
You cry alone, there is nothing I can do
Fall down
Fell down
Just like a silent snow
Freeze down
Drop down
I wanna save you

You say
No on understands me
And my heart is frozen down
Fall down
Fell down
Just like a silent snow
Freeze down
Drop down
I wanna save you

( Freeze. Mind. Music )
ori tsume ru tsume ru kanjou ga kanshouteki joukei ni
shiroku shiroku hibiku sorrow
That no one hears you screaming
tsumeta i kaze ni

flow snow
negai ga kanau nara
kun wo tsutsumi kome ruyouna yuki ninaritai
flow snow
namida no kawari nisono hoo wo nura serukara

( Freeze. Mind. Music )
mai ochiru ochiru daichi ga kandouteki fuukei ni
shiroku shiroku soma ru frozen
That no one hears you screaming
tsumeta i kaze ni

flow snow
kisetsu ga nagare te
daremo ga yuki keshiki wo wasure teikuyouni
flow snow
kun no kanashimi moitsuka toke teikukara

Life time
kie teyuku toki ha tada oto mo naku
daichi to shizuka ni mazariau
kun no koto omou dareka ga iru koto kanji tekudasai
sono kanashimi mo itoshi tekudasai
arata na hibi wo omoe ruyouni

Before my time is up...

DELUHI LYRICS "REVOLVER BLAST"

Revolver Blast -DELUHI-

Nothing in believe and everything is wrong
Nothing in real and everything is alone
I wanna hear nothing and say nothing
Reach for the end 'cause everything is wrong

Can't see the truth
I'm going crazy now
Pull a trigger
Shoot a REVOLVER BLAST

Nothing in believe and everything is wrong
Nothing in real and everything is alone

Can't see the real
I'm going crazy now
Pull a trigger

Limited life is waiting for you with REVOLVER BLAST
mayoe ru omoi wa juusei to tomoni
Limited life is waiting for you with REVOLVER BLAST
dokokano sora heto kie ta

(Make future with REVOLVER BLAST)

sono mune ni kaze ana wo hirake you ni
ima koko kara hajime ru tame ni

REVOLVER BLAST (x4)

Limited life is waiting for you with REVOLVER BLAST
mayoe ru omoi wa juusei to tomoni
Limited life is waiting for you with REVOLVER BLAST
dokokano sora heto kie ta

(Make future with REVOLVER BLAST)

sono mune ni kaze ana wo hirake you ni
ima koko kara hajime ru tame ni

shinjitsu wo uchi nuke ba nanika mieru sa
tashika na mono wo eran de ike baii