Search + histats

Wednesday, 7 April 2010

*****fic anyeh chappy 7*****

Title : i`m straight

author : mantan istri leda (mau balikan lagi)

rated : T

genre : romance?

Pairing : UruXru,ReiXru,AoiXru,KaiX(?)

warning : A-N-E-H

note : ^^ jejejeje. . .Arigatou yang udah baca chappy-chappy sebelumnya *bungkuk2*

~*~

"AaWwW!!"

Aoi merangkak ke arah posisi Uru terjengkang lalu memandang pemandangan yang ada di bawah ranjang sana beberapa saat,"URU,apa-apaan lu?",tanya Aoi santai pada Uruha yang udah setengah badannya berada di lantai,dengan kedua kakinya masih diranjang.

Dengan segera Uruha bangkit dari posisinya yang kagak enak dipandang,lalu mengusap-ngusap kepala bagian belakangnya yang jadi objek pertama saat menyentuh lantai."pertanyaan lu KAGAK ENAK DIDENGER tau!!",Uruha nunjuk-nunjuk wajah Aoi,sambil naik lagi ke ranjang.

Orang yang ditunjuk-tunjuk tertawa puas,Membuat Uruha memajukan bibir bawahnya kesal.Uruha membetulkan posisi duduknya,bersila menghadap Aoi.Aoi menaikan satu alis matanya melihat Uruha yang udah bertampang serius.Lalu Aoi ikut bersila menghadap Uruha hingga sekarang mereka berhadap-hadapan.

"Lu serius Wo?",tanya Uruha dengan tatapan tajam menjurus ke mata Aoi.

"he?"

"Lu serius pengen ngawinin nyokapnya Ruki?",Uruha memperjelas pertanyaannya masih dengan tampang serius,"sejak kapan lu suka ama nyokap si Ruki?",uruha semakin mempertajam tatapannya.


Hening~


"gue pengen ngutuk abis-abisan pikiran lu yang konyol itu Paha",ucap Aoi pelan tanpa menggerakan bibirnya.Senyum tipis menyungging di bibirnya

"apa lu kate?"

Aoi meraih wajah Uruha dengan kedua tangannya dan mendekatkan ke wajahnya,"Ini bukan tentang nyokapnya Ruki,tapi ini tentang Lu PA-HA!!!!!",tegas Aoi sedikit jengkel dengan pemikiran gak mutu si Uru.'siapa pula itu nyokap si Ruki?',batinnya

". . . . . ."


". . . . . ."


Uruha lalu melepaskan pelan kedua telapak tangan Aoi yang menempel dipipinya.Ia menghela nafas lalu tertunduk beberapa saat kemudian kembali mengangkat wajahnya dan menatap mata Aoi.

"Ok!!"

Aoi menahan nafasnya beberapa saat.

"Jelaskan ke gue,maksud lu apa? Gue kagak bisa nangkep nih"

". . . . . ."


AUuUuUuUuUuUuUuUuUuNNGG!!

(suara serigala peliharaan tetangga)

GREK!

Aoi bangkit dari duduknya dan turun dari ranjang memakai sandal rumah.

"eeh eh lu mau kemana Wo?"

"ke kamar gue.Males gue nanggepin pikiran lu yang LEMOT itu!!",jawab Aoi sambil berjalan santai menuju pintu keluar.Tampangnya bener-bener frustasi.

"NYEH!! KAMAR LU? KAMAR GUE KALI",

Aoi menoleh santai dan menatap Uruha,"DASARR LEMOOOOOTT!!!",ucapnya ampe monyong-monyong.

tampaknya Aoi udah bener-bener super duper jengkel nanggepin si Uru.Melihat Uru mengangkat-ngangkat sandal siap melemparinya saat ini juga,Aoi buru-buru keluar Kamar dan menutup pintu kamar Uruha dengan penuh nafsu.

BRAK!

Dan disusul dengan lemparan sandal jepit dari Uruha,tapi mental

"ANJRIIITT NGATAIN GUA LEMOT!! GURAME SIALAN!!",teriak Uruha mengeluarkan suara cemprengnya.

Uruha ngosh-ngoshan kayak abis lari-lari keliling lapangan.Bukan karena teriak-teriak yang membuatnya begitu,namun tampaknya hati Uru gak tenang.Ia terdiam bersila di atas ranjang kotak-kotak hitam putihnya memandang ke pintu kamarnya.


Hening~


"si Aoi suka gue?",gumam Uruha sambil masih menatap pintu kamarnya.

"Iya,jelas-jelas tadi dia bilang suka gue secara gak langsung,OH MY GOD!!",Uruha menutupi mulutnya sendiri dengan tangannya.

Kemudian mengacak-acak rambut kecoklatannya yang emang udah sedari tadi acak-acakan."sialan! Padahal dia tau perasaan gue,aAaAaAaAaAaArgh!",Uruha semakin mengacak-acak rambutnya kaya orang stress.Lalu terdiam,"eh,dia tau kagak ya?",gumam Uruha menerawang ke langit-langit.

Ia menjatuhkan tubuhnya diatas kasur King size empuknya lalu menutupi wajahnya dengan bantal,"LALU BAGAIMANA PERASAAN GUE AMA SI BANTET RUKIIIIIIIIII??",Uruha berteriak sampai pita suaranya menegang,namun toh ia menutupi wajahnya kuat dengan bantal,jadi teriakannya terdengar samar-samar gak jelas.

Untuk kemudian beberapa saat dia menyingkirkan bantal yang menutupi wajahnya dan senyum-senyum sendiri.'kalau si Awo suka ama gue,tidak menutup kemungkinan si bekel itu juga,wkwkwk",Uru menyeringai

Lalu ia bangkit dari posisi terlentangnya dan duduk,"ternyata gue mempesona juga GYAHAHAHAHAHAHAHA. . .",

"WAKAKAKAKAKAKAK. . . . .WIKIKIKIKIKIKIK. . . . ."

BLETUK!!

"ADDDUUUH!! APA-APAAN SIH?",gerutu Uruha mengusap kepalanya yang baru aja kena lemparan sikat toilet(?)

"BERISIIIK!!! DADDY LAGI MANDI SUSUUUU",Hizaki SAMA tiba-tiba muncul hanya dengan memakai sehelai handuk menutupi bagian bawah tubuhnya.Lalu ia kembali keluar dan menutup pintu kamar Uruha.

Uruha cengok

Pintu kamar Uruha tiba-tiba kembali terbuka.Sosok 'Daddy'nya kembali muncul dari balik pintu masih dalam keadaan seperti tadi."Mami mu tadi nelpon,sekarang dia ada di Mesir,katanya dia tiba-tiba inget dan kangen sama kamu waktu liat unta".Setelah mengucapkan itu,Hizaki SAMA kembali keluar dan menutup pintu.


"bonyok aneh"

~*~

23.15

Ruki masih tak bisa memejamkan matanya,ingatannya terus mengingat pertemuannya tadi bersama gadis (sialan^^) itu.Apalagi Ruki merasa penasaran dengan semburat merah yang tanpa sengaja ia lihat dikedua pipi sang gadis.

'apa mungkin?'

Apa mungkin dia masih punya kesempatan? Apakah dia menempati walau cuma sedikit hati gadis itu? Mungkinkah kalau dia lebih tinggi,gadis itu akan mau menerima dirinya?

Ruki terus bertanya-tanya dalam hati.Ia menjadi semakin gundah,namun saat ingat wajah gadis itu ia seperti merasa semangat untuk hidup(=.=?).Tampaknya Ruki merasakan CLBK

Ruki berguling-guling di atas kasurnya membayangkan senyuman sang gadis pujaan sampai meleleh rasanya.

BRUK!!

Ruki cepat-cepat bangkit dari lantai,(jatuh ruk?=.=) dan kembali naik keranjangnya.Kembali memikirkan sang gadis sampai sakit dibokongnya pun tak ia hiraukan.Ruki jatuh cinta untuk kedua kali dalam hidupnya pada perempuan yang sama.

"gue masih SMU,masih ada kesempatan",gumamnya

Ruki berdiri dengan mantap,"gue harus jadi TINGGI !!!"

klek.

"Ruu~ jangan berdiri di atas ranjang!! Ayo cepat tidur udah malam!!"

"ehe. . .Iya oka-san",Ruki nyengeh sambil garuk-garuk lehernya.Lalu ia pun menjatuhkan diri di kasur dan menarik selimut.

CUP!

"oyasuminasai ruu ho...ho"

"OKAAA SAAAAAAAAAAN!!!!"

~*~

Saatnya istirahat bagi siswa (gedung putra) dan siswi (gedung putri) SMU PSC,mereka berhamburan keluar kelas dengan semangat saat mendengar bunyi bel 3x.

Inilah Saatnya untuk mengistirahatkan jiwa dan raga dari tekanan yang namanya pelajaran.Dan saatnya membebaskan diri sejenak dari teror para guru killer jejejeje

Hanya sedikit siswa yang memanfaatkan waktu istirahat untuk mengendap-endap masuk ke gedung putri menemui pacarnya.Kebanyakan para siswa menemui sang kekasih di gedung yang sama,bagi mereka itu lebih aman tanpa harus mengendap-endap ke gedung putri menempuh bahaya.Resikonya adalah dipanggil guru BP.

Ho. . .Ho. . .Keabnormalan ini sudah berlangsung berabad-abad yang lalu yang terjadi di SMU PSC.Jadi jangan heran kalau menemui 2 siswa mojok di pojokan kelas,atau berduaan di toilet sekolah (wakakakaka kagak elit),karena hampir 90% siswa SMU PSC menyandang gelar Seme-uke,ada juga yang Seke fufufu. . . .

Makanya akan terasa Sulit rasanya menemukan makhluk seperti murid yang satu ini....

"GUE KAGAK AKAN TERPENGARUH!! JANGAN JADIKAN GUE SATU SPESIES AMA MAKHLUK-MAKHLUK KAYA ELU-ELU!!",ruki nunjuk-nunjuk tepat di depan wajah kedua temannya a.k.a Reita and Kai.

"nggak kok Ruk,aku mah nggak!!",Kai geleng-geleng kepala sekuat tenaga.

"enggak apaan? Terus si Miku maidnya si Uru itu apa?",cibir Ruki

Kai tampak berpikir,"dia cewek kan?",tanya Kai yang sebenarnya dia juga bingung.

Reita narik pipi Kai,"di rumah si Paha kaga ada ceweknya tau!! Kemana aja lu?",terang Reita gemes,makin narik-narik pipi Kai.Kai meringis dan memukul-mukul tangan Reita,bukannya berhenti namun Reita malah gelitik-gelitikin Kai sampai Kai ketawa kejer-kejer ampe air matanya keluar.

(=.=)a

Ruki nepuk-nepuk pundak Reita dari belakang dan Reita pun berhenti menggelitik Kai (Kai tertolong) dan menoleh ke belakang

"UWOOOK!!"

"Haa~ Ruki kenapa lu??",Reita menepuk-nepuk punggung Ruki

BUK! BUK! BUK!

GURUBUK......."Busyet dah lu!"

"hha sorry,terlalu semangat uy gue!! ckckck",Reita ngeles setelah membuat Ruki tersungkur.Lalu ia menjulurkan tangannya untuk membantu Ruki berdiri namun ditepis Ruki.

"lu tadi kenapa sih Ruki??Ngidam??"

"BUKAN NGIDAM PLESTER,GUE ENEK LIAT KELAKUAN LU BERDUA!!!",Ruki berkobar-kobar.

"Enek apa Cemburu??"goda Reita mendekati Ruki,"Gyahahahaha. . .",Reita terbahak sambil narik-narik pipi Ruki yang tidak lama kemudian tangannya digigit Ruki,"Awh!"

Ruki mendelik sambil memegangi sebelah pipinya yang udah kembung merah hasil perbuatan Reita,"lu Sengaja ya?Dendam apa lu ama gue?"

"banyak wkwkwk",Reita ketawa garing sebelum akhirnya di jitak Ruki (tapi naek bangku dulu dia)

"ok,ok gue kagak dendamlah,gue kan cinta ama lu Ruk",aku Reita sambil puppy eyes."lu mirip deh ama si manis,kebo gue".Tambah Reita ber'blushy-blushy ria.

". . . . ."

Ruki mendekatkan wajahnya pada Reita,Reita pun dengan senang hati melakukan hal yang sama.

"UWOOOK!",Ruki akting muntah dan diarahkan ke wajah Reita.

"hoh? Kenapa lagi Ruk?"

"NAJIZ LU!! NYAMAIN GUE AMA KEBO,LAGIAN UDAH GUE BILANG BERAPA KALI,GUE NORMAL.Ok!!Huh",

Ruki pun melengos pergi.

~*~

"tumben lu semua mampir ke sini saat jam istirahat",Aoi angkat bicara

"kagak tau nih si Ruki,tiba-tiba pengen ke sini",Reita nunjuk-nunjuk Ruki yang lagi nerawang jauh keluar jendela pake matanya.

"gue tau,lu pengen ketemu gue ya Ruk??",Uruha ngoceh sambil puppy eyes.Namun Ruki sama sekali gak menggubris.Ia asik dengan pikiran-pikirannya sendiri.

Kalau menurut penerawangan nih ya,kayaknya si Ruki lagi mikirin adegan LightXmisa dan membenarkan perkataan Reita kemarin soal 'kisuan yang bener'.Ruki terlalu asik dengan dunianya sendiri sampai lupa keadaan sekitarnya yang udah pada jengkel merasa diacuhkan.

Uruha mendekatkan wajahnya ke telinga Aoi,"gue khawatir deh wo,liat anak kita!!",bisik Uruha pelan.Aoi mengernyitkan dahinya memandang Ruki yang tengah menerawang jauh keluar jendela,"jangan-jangan dia melihat makhluk halus,anak kecilkan bisa liat yang begituan",tambah Uruha

Aoi memutar lehernya 90 derajat ke arah Uruha di sampingnya,"lu jangan deket-deket gue deh,bikin gue nafsu. . .",ujar Aoi santai sambil mendorong jidat Uruha pelan,"pengen nabok lu"

mata Uruha membulat,"LU APA-APAAN SIH WO? KOK JADI SENSI GITU",Bentak Uruha tiba-tiba mengeluarkan sang cempreng dari sarangnya.membuat Reita dan Kai terkaget-kaget(=.=)

Aoi menoleh,"elu kali yang sensi",ujar Aoi menunjuk Uruha.

BRAKK!!!

"hieeeeeeee. . . .",Uruha kaget tanpa terasa memeluk leher Aoi.

Ruki berdiri dengan semangat berkobar-kobar di dadanya,"GUE HARUS JADI TINGGI !!!",ucapnya bersemangat sambil mengepal tangan kanannya,(kayak si Lee di Naruto)

"hah?"

"heh?",Uruha cengok,tangannya masih merangkul Aoi.

"kenapa Rei?",tanya Kai pada Reita disampingnya yang sama-sama cengok kayak si Uru.

Reita menjitak Kai,"bukan gue,si Ruki"

"gue harus ngapain supaya gue jadi tinggi kaya kalian?Bantu gue!!",Ruki bersemangat

Uruha,Aoi dan Reita tampak berpikir.Kecuali Kai yang langsung nyamperin Ruki,"minum scot's emoltion Ruki",saran Kai.Dan ia pun tersenyum (bener gak ya nulis nama produknya?=.=)

"ah,L-men aja Ruk!!",ujar Reita bersemangat.

"Hi-Lo Gold",aoi nimbrung ikut berpendapat.

"Rapet wangi"

BUAKH!!

Aoi,Kai dan Reita serentak mengarahkan pandangan mereka ke Uruha.

"Ruki,kenapa hanya aku yang dipukul??!",Uruha protes sambil memegangi dagunya.

"GUE SERIUS TAU!!",Ruki mulai emosi dengan kelakuan teman-temannya yang hanya menganggap harapannya untuk jadi tinggi adalah sebuah lelucon.

"Lu gak apa-apa kok gak tinggi,kita gak keberatan kok temenan sama lu Ruk.Udah aja gini,lu imut kok",Uruha berceloteh panjang lebar sambil mengusap-usap kepala Ruki.

"gue yang KEBERATAN!!",ujar Ruki menarik kerah kemeja seragam Uruha dan menatap dengan mata super duper tajam.(melotot!!)

Uruha terluka hatinya diperlakukan begitu oleh sang boncel pujaan hati,lalu ia ngibrit ke Aoi yaah seperti biasanya.

Lalu Kai mendekati Ruki yang udah kayak kingkong liar,akan mengamuk saat didekati,"Ruki?",Kai menepuk bahu Ruki pelan

"GRRRR~"

Kai pun ngacir seketika berlindung di Aoi bersama Uruha.

Reita menggeleng-gelengkan kepalanya lalu menghampiri Ruki,"gue udah pernah bilang kan? Ayo ikutan basket!",Reita menepuk-nepuk punggung Ruki.

Ruki menoleh,"basket?"

~to be continued~

T.T waduh!! Hancur begini.

Maafkan saia.

UTS,UTS,UTS,UTS,UTS,UTS,UTS~

No comments:

Post a Comment