Search + histats

Thursday, 15 April 2010

*****fic anyeh chappy 10*****


author : =.=a siapanya siapa lg ya?? Kazuki?
Rated : T --> M XD *maunya saia*
genre : romance yg perlu dipertanyakan
pairing : *clear!*
warning : =.= membuat gatal-gatal,lebai pokoknya>.
note : apa yang saia lakukan?
~*~
Ruang tamu yang hening~
-
-
-
-
"fiuh~"
hening~
-
-
-
-
"Kai,nih gue bawa 3 sekaligus!",Uruha memecah keheningan di ruang tamu.Ia datang dengan menggiring 3 maid kawaiinya Yusa,Yusei,dan Miku(=.=).Serentak Ruki,Reita,Tora dan Saga menatap Uru horor.
Tak!
"ngapain kita ikut natap horor si Uru?",bisik Saga pada sang kekasih setelah menjitaknya.Yang dijitak nyengir-nyengir gak jelas sambil ngusap-ngusap kepala.
Uruha mengernyitkan dahinya heran,"kenapa?"
Ruki cabut dari kursinya dan menarik Uruha paksa.Tak ada orang yang berkomentar termasuk Aoi.
~*~
Ruki terus menarik Uruha yang kebingungan ke tempat yang kira-kira membuat dia bisa berteriak dengan leluasa setelah tadi ia mendengar cerita dari Tora yang cukup membuatnya syok.Maklum rumah Uruha amat sangatlah luas.Sampai mendapatkan tempat yang sesuai kriteria perlu berjalan berjam-jam(o.o?),membuat pikiran kotor Uruha semakin menumpuuuk.Senyam senyum sendiri dah dia
"Ruki,tumben lu ngajak gue mojok??wkwkwk",Uruha kegirangan dengan hipotesanya sendiri.Ruki semakin mengeratkan pegangannya pada lengan Uruha dan mempercepat langkahnya,"whei. . .Sabar Ruk!!Nafsu banget lu!!kekekek. . ."
Ruki menghentikan langkahnya tiba-tiba,membuat Uruha yang berada dibelakangnya menabrak tubuhnya yang mungil.Ruki melepaskan tangannya dari lengan Uruha dan berdiri tanpa mengubah posisi awalnya yang membelakangi Uruha.Tampaknya ia telah menemukan tempat yang sesuai untuk melancarkan aksinya melabrak(?) uruha.Di sebuah ruangan sepi yang agak sempit semacam koridor begitulah~ terserah apapun itu namanya(=.=).
"lu nolak cewek yang namanya Reila?",tanya Ruki dengan nada serius dan masih membelakangi Uruha.
"heh?"
"LU JANGAN PURA-PURA BEGO!! JAWAB PERTANYAAN GUE??",Ruki membalikan tubuhnya dan narik kerah baju Uru,sampai Uru agak-agak bungkuk gitu.Uruha menaikan sebelah alisnya tanda dia heran dengan kelakuan sang bocah dihadapannya yang udah menggebu-gebu.
"lu kenapa? Kok tiba-tiba nanya gitu?",tidak lupa Uruha menyunggingkan senyum di sudut bibirnya.
"JA-WAB GUE URU-HA!!"
Uru menangkap keseriusan dalam nada bicara Ruki,membuat mood bercandanya menciuuut.Ia masih heran kenapa tiba-tiba Ruki bertanya seperti itu.Namun ia mencoba untuk berpikir dan mengingat-ingat kembali memori masa silamnya yang udah hampir terhapuskan dari otak,karena dianggap gak penting ckck.
"fiuh~",Uruha menghela nafas pelan,"gue kagak pernah menjalin hubungan sama cewek,jadi kalau cewek itu emang pernah nembak gue yaa berarti gue emang pernah nolak dia",ujarnya santai.Kali ini nada bicara uru sedikit lebih berwibawa dari biasanya.
Tampaknya ia memang benar-benar udah lupa,lagipula lumayan banyak juga cewek yang pernah nembak dia(bangga!=.=),jadi Uru bingung cewek yang dimaksud Ruki itu yang mana,kebanyakan cewek yang nembak Uruha adalah orang yang gak dikenalnya.kagak nyebutin nama dulu lagi,to the point aja gitu(^.~),lalu ngacir setelah mendapatkan kata 'maaf' dari Uruha.
"berarti selama ini dia punya perasaan ama lu.lu gak pernah bilang ke gue?"
Uruha terkekeh,"emangnya harus gue bilang ke lu,setiap ada cewek yang nembak heh?",ujarnya menyeringai,"lu cemburu ya ada cewek yang pernah nembak gue?Hoho~ tenang aja gue gak minat,Gak penting amat ngebahas cewek wkwk",tambahnya sambil mengepak-ngepakan tangannya ke wajah Ruki.Cepet amat Mood bercandanya balik
". . . . . ."
Ruki menundukan wajahnya,"Gue tau gimana rasanya ditolak oleh orang yang gue sayang,sakit tau"
"heh?",Uru menggaruk-garuk kepalanya bingung.Dia belum bisa nangkep maksud pembicaraan Ruki(=.=)
"DENGAN NOLAK DIA,BERARTI LU UDAH NYAKITIN ORANG YANG GUE SAYANG!!!!",Suara Ruki meninggi membuat Uruha terkaget-kaget.
"ru-ruki?Lu kok jadi serius gini sih,hha kagak asik ah~",Uruha tertawa garing menepuk-nepuk bahu Ruki yang udah mulai gemetar karena amarah.Padahal dia serius saat ini,tapi Uruha masih bisa tertawa membuatnya makin jengkel."ruki lu-"
BUKH!!
Pukulan Ruki melayang mengenai pipi mulus(?) Uruha,mata Uru membulat dengan sempurna."lu gak bisa serius ya? hidup ini bagi lu cuma buat bercanda? Ada waktunya buat bercanda dan perlu waktu buat serius,KALI INI GUE SERIUS!!!",
"ruki lu gak. . . ."
"KUSSO!!",Ruki meninju dinding rumah Uruha sampai hampir retak-retak(0.0),tampaknya makhluk mungil ini benar-benar dilanda amarah
BRUK!!
"aduuh~",rintih Reita
"woi,siapa yang dorong gue?",bentak Tora dengan suara pelan(?)
Uruha menoleh ke arah suara sambil memegangi pipinya yang senut-senut karena pukulan Ruki.Tora,Saga,Reita dan kai telah bertumpuk di lantai karena habis bersedak-sedakan mengintip Ruki dan Uruha,dengan cepat mereka berdiri lalu buru-buru ngumpet lagi kebalik dinding.Aoi muncul dari balik tembok dan berdiri menatap Uruha dan Ruki dengan kedua tangan masuk ke celananya.
Ruki mendengus lalu berjalan meninggalkan Uruha menuju Aoi dkk.Namun tujuannya bukan untuk menjitak mereka satu-satu,kali ini Ruki lagi gak mood.Ia berjalan melewati Aoi dkk tanpa melirik sama sekali ke arah mereka.Entah setan apa yang tengah merasuki makhluk mini ini.
Reita menepuk punggung Kai,dan Kai pun mengangguk tanda mengerti isyarat Reita untuk mengikuti Ruki.sementara Tora,saga dan Aoi menghampiri Uruha.
Reita memandangi punggung Ruki yang semakin menjauh dan menghilang dibalik tembok bersama Kai.Ia menghela nafas lalu melangkahkan kakinya ke arah Uruha.
"Wah,ganas juga tuh anak!",Tora komentar,
Aoi menepuk-nepuk bahu Uruha.Yang kemudian ditinju Uruha pelan di perutnya,"hha,gue gak apa-apa gurame",Uruha tersenyum kecut.
"dia benar-benar menyukai cewek itu.Tapi gue gak tau dia bakal seemosi ini,lu bercandain dia",ujar Reita,"dia bakalan bener-bener benci lu uru,fiuh~",Reita menghela nafas pasrah.Ia menepuk-nepuk lengan Uruha dan menggeleng kepalanya pelan,setelah itu ia pergi.
Uruha,Aoi,Tora,Saga speechless.
~*~
Ruki berjalan di sebuah gang sempit untuk pulang menuju rumahnya dengan Reita dan Kai mengekor di belakang.Jangankan mengobrol,bercanda dan bersenda gurau,tak terdengar suara sedikitpun dari ke-3 makhluk itu sejak keluar dari rumah Uruha.
Reita dan kai terus mengikuti Ruki sampai mereka tiba dipersimpangan jalan."Rei,bener nih gak apa-apa aku pulang?",bisik Kai pada Reita.
Reita mengangguk,"pulang aja,biar gue yang urus bocah itu!!"
"ok,gue pulang ya!",Kai pun mengambil jalan yang berlawanan arah dengan Ruki.Seharusnya Reita juga ngambil jalan itu,tapi kali ini ia lebih memilih untuk mengambil jalan yang sama dengan Ruki.
KRONTRANG!!
Reita terkekeh,Walau lagi ngamuk Ruki masih menyempatkan diri untuk menendang kaleng yang terletak di jalanan.Reita mempercepat langkahnya untuk mendekati Ruki,dan berjalan disampingnya.
Ruki mendelik,"ngapain lu? Rumah lu udah pindah ke arah sini?"tanyanya sinis
"gue khawatir Lu diculik"
"cih!!"
suasana kembali hening.Ruki bener-bener gak mood buat bercanda sekarang.Jadi ia lebih memilih untuk diam.
Reita memasukan kedua tangan kesaku celananya.Lalu mengangkat wajahnya menerawang ke langit yang mulai berwarna keorange-orange nan."Lu cemburu kan? Mendengar gadis itu lebih menyukai si Paha",Reita angkat bicara.
Ruki mendelik,"apa?"
"yaah~ gue tau perasaan lu sebesar apa ke cewek itu.Sejak dulu gue mengetahuinya dengan jelas"
"GUE GAK SUKA DIA NYAKITIN REILA!!",bentak Ruki
PLAK!
Reita menampar pipi Ruki,
"LU EGOIS!! AKUI AJA KALAU LU CEMBURU,LU SYOK CEWEK YANG SELAMA BERTAHUN-TAHUN LU SUKA TERNYATA MENYUKAI SI PAHA!!! BUKAN TENTANG PERASAAN LU KE CEWEK ITU!! BUKAN TENTANG PENOLAKAN SI URU KE CEWEK ITU!! LU MERASA DIKHIANATI TEMEN LU SENDIRI,INI TENTANG LU SENDIRI !!"
Ruki membelalakan matanya mendengar kata-kata Reita,"LU GAK TAU APA-APA!!! GAK USAH IKUT CAMPUR,ORANG KAYAK LU GAK AKAN NGERTI"
"orang kayak gue?",Reita menyernyitkan dahinya
"YA!! ORANG KAYAK LU!! SAMA AJA KAYAK SI URU,MENGANGGAP SEMUA ADALAH CANDAAN!!,MEREMEHKAN PERASAAN ORANG!!"
Reita menarik kerah baju Ruki,"lalu perasaan si Uru ke lu? Gue tahu sejak dulu dia merhatiin lu,dia sayang sama lu,TAPI LU ANGGAP APA HEH??"
"LU BILANG LU MARAH GARA-GARA SI URU NOLAK CEWEK ITU??DIA NYAKITIN CEWEK YANG LU SAYANG??KALAU SI URU NERIMA CEWEK ITU,APA LU BISA JAMIN LU BAKAL TERSENYUM SENANG,gue gak yakin!! Lu pasti bakal lebih emosi dari ini"
Ruki terdiam beberapa saat,matanya membulat menatap Reita.
Reita melepaskan tangannya dari kerah seragam Ruki,dan menghela nafas menenangkan dirinya sendiri yang udah terbawa emosi."pikirkan dengan kepala dingin,gue tau sekarang lu lagi emosi"
"cih,gak usah sok-sok nasehatin gue!!",Ruki berjalan melangkahkan kakinya meninggalkan Reita.Reita kembali menyusulnya dan nyentrungin kepala Ruki dari belakang."LU APA-APAAN SIH PLESTER?!! ",protes Ruki
Reita terkikik,"Lu gak suka dipanggil bocah kan? Kalau lu sampai musuhan ama si paha gara-gara cewek,lu bener-bener bocah!! Kekanak-kanakan,tau!!",terang Reita sambil nyentil jidat Ruki.
Ruki memegang jidatnya,dan mendengus kesal harus dapat nasehat dan sentilan dari si noseband itu.Jujur aja Ruki sedikit kaget,ternyata si Noseband bisa juga serius orangnya.(=.=) dan jauh dalam hati Ruki,ia membenarkan semua perkataan Reita,namun ia masih tak mau mengakui keegoisannya.
-
-
Ruki berjalan di jalan sempit yang dipinggirnya terdapat selokan dengan Reita terus-terusan menyenggol-nyenggolnya.Sampai senggolan ke 12,tubuh Ruki tak seimbang dan ia pun nyuksruk ke selokan.
"PLESTEEEEERRRRRR!!!"
baguslah,Ruki yang biasanya telah kembali(=.=) *hi-5 Rei !!*
~*~
Uruha menggigit-gigit kuku-kuku jari kakinya(?) di atas kursi sambil nonton TV di kamarnya.
'Ruki benci gue?'
'Ruki benci gue?'
'Ruki benci gue?'
'Ruki benci gue?'
Uruha ngebatin,ia tak bisa bayangkan hari-harinya tanpa si buntet bin boncel binti bekel itu dalam hidupnya.
"AAAAAAAAAAAAAAAAAARGH!!!"
"sSSSTT!!!",Hizaki SAMA monyong dengan telunjuk menempel di bibirnya."berisik ya kamu! Dari tadi tiba-tiba teriak mulu,ssst!! Diem!!",lalu dia duduk disamping Uruha anak semata wayangnya.
"ngapain daddy ke sini?"
"habis daddy khawatir,kamu teriak-teriak mulu.Daddy pikir kalian lagi ngapain?Fufufufu. . .",Hizaki SAMA ber-fufufu garing.
"kalian?",tanya Uru heran
"GUA!!"
Uru menoleh ke samping kanannya,"BUSYEEEETT!! Aoi,sejak kapan lu di situ?",Uruha terperanjat.
"sejak kapan? Telinga gue udah rombeng denger lu teriak-teriak gak jelas",ujar Aoi kecut.
Rupanya Aoi makin ketagihan aja nginep di rumah Uruha.wkwk
"ya sudah,daddy keluar ya!! Jangan teriak-teriak lagi !! DADDY MAU MOLOR!!",Hizaki SAMA melotot dikata-kata Terakhirnya.Lalu melenggang pergi keluar setelah sebelumnya ber-fufufu-ria
BRAK!
(=.=)
Aoi dan Uruha saling berdiam diri.Mereka gak tau apa yang harus diomongin,jadi lebih baik diam aja dah.
Uruha meraih remote di meja samping kursi dan memindah-mindahkan channel TV yang ditontonnya bersama Aoi.Gak ada acara yang bagus,Uruha terus memindahkan channel TVnya tanpa perduli Aoi udah mengerut jidatnya.
Aoi mendelik Uruha dan merebut remote TVnya dari tangan Uruha,dan menaruhnya kembali di meja.Uruha mendengus Aoi mengganggu kesenangannya.
"lu masih kepikiran si Ruki?",tanya Aoi tanpa mengalihkan pandangannya dari TV gedeee dihadapannya.
"mungkin",jawab Uruha singkat.
"ck,dasar Paha!!"
Uruha mendelik dan memajukan bibir bawahnya ke arah Aoi.
Hening~
hening~
every night in my dream,i see you i feel you . . . bla. . .bla. . .bla. . .(gak hapal=.=)
Near,far wherever you are,i believe thats the hardest go on bla. . .bla. . .bla. . .(=.=bner gak ya?wkwk)
kebetulan di salah satu statsiun TV muterin film Titanic.Aoi dan Uruha gak sengaja nonton tuh film karena Uruha yang ngasal pindah-pindahin channel tadi.
Awalnya sih mereka gak keberatan nonton tuh film,toh seru-seru aja menurut mereka.Ceritanya mereka belum pernah liat film (yang melegenda) itu.Sampai mereka disuguhi adegan-adegan lime Jack & Rose.Spontan mereka membelalakan matanya sampe mau keluar tuh bola mata.
Keringat menyeka keringat dingin di keningnya.Sesekali Uru melirik Aoi yang duduk disampingnya,ia tampak kalem dan tenang seakan nonton adegan seperti itu adalah hal yang sudah lazim baginya.
'woh,hebat juga awo',batin Uruha brrr~
tangan Uruha kelayapan mencari remote namun matanya manteng ke TV,takut-takut Daddy-nya datang lagi kayak waktu 'itu'.
Tangan Uruha udah menyelesaikan misinya mendapatkan remote TV dimeja.Dengan pelan-pelan Uru mengangkatnya,soalnya berat juga dia harus mindahin channelnya,padahal lagi seru wkwk Uru masih betah.Saat ia hendak menekan tombol remote yang sebenarnya ia juga tak kuasa
GREP!
Tangan Aoi meraih tangan Uruha yang lagi pegang remote,"belum selesai",bisik Aoi
"HYEEEEEEE. . . . . .!!!!",Uruha terperanjat kaget,bisikan Aoi sungguh menggoda iman ckck,"lu-lu bikin kaget gue aja,hha. . .Ahaha. . .aha",Uru tertawa garing.
"kaget?",Aoi mengangkat sebelah alisnya."lu pikir gue mau apa?Lu ngeres nih"
"ahahahahahahaha. . . .Haha . . . .",Uruha maksain ketawa sambil geplak kepala Aoi,jauh dalam lubuk hatinya (jiah!) ia merasa gugup.
Aoi mendengus.
"Ahahahahahahaha. . . .Sialan lu ngatain gua ngerHmBpp!!",kata-kata Uru terpotong karena tangan Aoi membekap mulutnya tiba-tiba."HMBP!?"
Aoi mendekatkan wajahnya ke wajah Uruha dan menyeringai tipis.Uruha dapat melihat dengan jelas butir-butir keringat di kening Aoi,ternyata sang gurame tak sehebat itu,pikir Uruha.
Tangan kiri Aoi mulai mengunci tangan kanan Uru yang tergeletak diatas kursi.Sementara tangan kanannya melepaskan diri dari mulut Uruha dan mulai nakal dengan menyentuh leher jenjang Uruha.
"oi. . .awo-"
"nggg. . .",Aoi tak bisa mengendalikan dirinya,"ayo lakukan seperti adegan dalam film itu",
uru membelalakan matanya yang sendu jadi segede donat.
"lu bisa kan semalam ini,ngelupain Ruki",bisik Aoi kemudian mencium leher Uruha lembut.
'ru-ruki?',batin Uruha
"ANJRIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIITT!!!"
BUAKH!!
BRUK!
GROMBRANG!!!
Uruha menendang perut Aoi sekuat tenaga secara refleks.Aoi terjatuh dari atas kursi panas(?) dan membuat benda-benda diatas lemari berjatuhan,saking kerasnya Aoi jatuh ke lantai.Uruha cengok dengan perbuatannya sendiri terhadap Aoi.
"wo,lu gak apa-apa?"
Aoi berdiri dengan tertatih-tatih sambil memegangi perutnya yang baru saja jadi korban sasaran empuknya kaki Uruha.
"lu?"
Aoi memberi tanda fu*k dengan jari tengahnya pada Uruha dan memelototinya sambil menahan sakit diperut.
Uruha melemparinya dengan bantal kursi,"LU PERVERT!! BERANI NGELECEHIN GUE"
"awal tadi kayaknya lu gak keberatan",cibir Aoi
"KEBERATAAAN!!!"
seketika itu juga Uruha menendang Aoi keluar kamarnya.
~*~
(Di sekolah)
"Ruki,gak apa?",Tanya Kai khawatir menghampiri sahabatnya itu dibangkunya.Ruki memasang death glare ke arah Kai.Membuat Kai pundung(?) dan kembali kebangkunya dengan langkah gontai.Namun Ruki mengejar Kai dan men-slap (cuma nyampe) tengkuk Kai dari belakang.
"heh?",Kai cengok
Ruki tersenyum lalu nyengir menampilkan sederet gigi putihnya sambil menepuk-nepuk punggung Kai.Kai pun terharu dan spontan mengangkat Ruki,kaya pengantin baru gitu,"KAAAAAAAAAIIIII. . . . ."
"ah,gomen Ruki. . .",ujar Kai yang kemudian menurunkan Ruki sambil nyengeh membuat Ruki mendengus kesal.
Ruki melihat-lihat isi kelasnya,"si plester kemana?"
"kayaknya belum datang",jawab Kai.
"TADAA!! Ada yang nyari gue?",Reita berisik datang-datang."OHAYOU PEMBOKAT-PEMBOKAT GUE!!",ucap Reita riang di depan kelas sambil merentangkan tangannya.
"HHUUUUUUUUUUUUU. . . . ."
semua anak-anak sekelas melemparinya dengan buku,balpoin,penghapus dan benda-benda apapun yang bisa mereka lemparkan,sepatu juga ada.
Ruki menghela nafas.Dia gak percaya Orang konyol itu yang menampar dan menasehatinya kemarin.Sungguh sulit dipercaya(=.=)
reita berjalan menghampiri Ruki dan Kai,"Ruk,ikut gue!!",paksa Reita sambil menggusur Ruki.
"heh?Heh?Heh! Mau apa lu?"
~*~
Ruki digusur paksa Reita ke belakang sekolah,yang di sana ternyata sudah ada 2 makhluk tinggi a.k.a Uruha dan Aoi yang menunggunya.
"ada apa ini?",tanya Ruki kecut.
Aoi mendorong Uruha supaya mendekati Ruki.Dan ia pun berjalan ke hadapan Ruki,namun Ruki memandangnya sinis.Membuat nyali Uruha menciut.
"Ruk,gue minta maaf soal cewek itu.Gue gak tau,lu sendiri gak pernah cerita ke gue soal perasaan lu ama cewek itu".Dalam hati,Uruha merasa lega karena bisa mengatakan unek-uneknya pada Ruki dengan lancar.
". . . . ."
"jadi,ini salah gue?"
"Ruk- lu. . . .Arrrrgh!!",Uruha mengacak-acak rambutnya sendiri,"Ruki,gue gak tahu harus jelasin apa lagi ke lu"
"gak usah!!"
Uruha mengembungkan kedua pipinya kesal,"gue dimata lu selalu salah,padahal gue selalu berusaha agar lu mau mandang gue"
"ini gue mandang lu"
". . . . ."
Uruha menghela nafas,"
ok gue nyerah!! Terserah lu mau benci gue",Ujar Uruha sambil mengangkat kedua tangannya dan mundur.
". . . . ."
". . . . ."
". . . . ."
"BWAHAHAHAHAHAHAHAHAHA. . . .",Ruki dan Reita terbahak tiba-tiba
Aoi bertatapan dengan Kai.
Uruha speechless.
Ruki dan Reita masih terbahak,mereka tos-an tangan dan adu pantat,sebagai bentuk keberhasilan mereka mengelabuhi Uruha,"bakat juga lu jadi artis,entar gue buat the Ruki show dah wkwkwk",ujar Reita menepuk-nepuk Ruki.
Ruki kembali kehadapan Uruha masih cengok,"gue yang minta maaf,gue gampang emosi"
". . . . ."
"gue sadar gue egois,cuma mikirin diri gue sendiri,salah lu paha!!karena lu terlalu manjain gue ",ujar Ruki meninju dada Uruha pelan.
"jadi lu gak benci gue?",tanya Uru
"benci.Dari dulu emang gue udah benci lu",cibir Ruki
Uruha sumringah,spontan dia meluk Ruki saking gemesnya,yang tak lama kemudian dibogem Ruki.Kali ini Uruha tetap tersenyum walau dibogem Ruki,karena dia tahu pukulan Ruki sekarang adalah pukulan yang seperti biasanya.
"Ruk"
"apa? Berani nyentuh gue lagi,gue bongkar wajah asli lu"
Uru shocking.
Aoi tersenyum,karena merasakan atmosfer yang aneh,segera ia menyeret Reita dan Kai untuk meninggalkan Ruki dan Uruha berdua dan meninggalkan tempat itu.
"gue serius tentang perasaan gue ke lu,walau gue tahu lu gak minat adu pedang wkwk"
Ruki sweatdrop
Uruha megang kedua bahu Ruki,"tapi lu harus tau keseriusan gue"
~To be continued~

4 comments:

  1. kok chappy 10 kosong?

    ReplyDelete
  2. YA AMPUUUUUUUUNNNN KENAPA INIIIII>??
    yang di fb juga kosong >,<

    ReplyDelete
  3. wah...sayang sekali. aku suka loh ceritanya... tapi ke potonng di chappy 10 T.T

    ReplyDelete
  4. udah ada sekarang hha maaf kemaren saia nyari2 mentahannya XD baru ketemu hho... gomeeen...

    ReplyDelete