Search + histats

Saturday, 3 April 2010

****fic anyeh****


Title : - *nyari dulu*

author : bininya Ruki

rated : T (1/4 M)

genre : -

warning : shonen-ai,BL,BOYXBOY,HOMO,cinta sesama jenis DAN apalah itu namanya,Yaoi(tapi gak separah itu kok XD)

Note : males


~*~


Aaah~
Pagi yang cerah.

Tahun ajaran baru bagi siswa siswi SMU PSC.Anak kelas 1 naik ke kelas 2,anak kelas 2 naik ke kelas 3 dan anak kelas 3 lulus (bagi yang lulus) dan melanjutkan ke perguruan tinggi.

Di kelas 1 sekarang banyak benih-benih bening jebolan dari berbagai SMP yang ada di kota Peace n Smile (and gaul).Sayangnya disebut benih-benih bening cuma bagi sebagian orang saja,yang straight sama sekali gak tertarik wikikikik.

Yap,SMU PSC terdapat 2 gedung sekolah,terdiri dari gedung putra dan gedung putri.SMU ini termasuk sekolah menengah umum yang terkenal di kota peace n smile (and ga-BLETAKH-) dan tentu sekolah ini terkenal bukan karena keabnormalan para murid cowoknya tapi karena kualitas sarana prasarana,para pendidik dan para muridnya yang memang sudah terbukti banyak yang menjadi orang sukses setelah lulus dari SMU ini.

Ok cukup bacotannya!

Hari ini adalah hari pemeriksaan kesehatan untuk setiap murid.Sekolah mengadakan pemeriksaan kesehatan setiap setengah tahun sekali secara rutin.Mulai dari pengukuran berat badan,tinggi badan,pemeriksaan kuping,hidung,tes urin(?),pemeriksaan darah dan pemeriksaan-pemeriksaan lainnnya ho. . .ho. . .

Sementara semua anak sedang mengantri menunggu giliran untuk pengukuran tinggi badan,Saat ini di belakang sekolah tampaklah seorang bocah (bletak!) err~ anak remaja mirip boc** sedang asik menatap burung (=.=?),burung yang sedang terbang tentunya dengan latar langit biru yang sangat indah.Ia memang secara rutin bolos dari acara pengukuran tinggi badan sejak kelas 1 sampai sekarang ia sudah naik kelas 3.

Sebenarnya mengapa ia melakukan ini karena memang ada sejarahnya.Begini ceritanya. . . . .

-

-

-

-

-

-

begitulah ceritanya^^ (hah?)

"Oi Ruk!!",seru si noseband tiba-tiba datang."gue cari lu dari tadi,ternyata disini?Lagi-lagi lu bolos pengukuran badan",ujarnya sambil merangkul si kempot berjalan mendekati sang objek yang lagi enjoy dengan pemandangan burung-burungnya.

"Ruki,sekali kali ukur tinggi badanmu,kali aja tambah tinggi",saran si kempot ramah,kai namanya.

"hha. . .Cemen,kaga berani menerima kenyataan",tambah si noseband puas.

Ruki melirik kedua teman spe'sial' nya yang kini sudah duduk disampingnya memasang tampang senyum terbaik mereka."kau bolos pemeriksaan Hidung Rei?",tanya si boc (aww!!) grr~

Reita,nama si cowok tanpa Hidung itu(?).Dia tersenyum mengiyakan pertanyaan sang binatang peliharaan.

"dan kau bolos pemeriksaan mulut dan gigi kai?",tanya si bo- Ruki dengan polosnya.Kai juga tersenyum mengiyakan.

"YA UDAH JANGAN BANYAK BACOT SOK-SOK NGATAIN GUE!!",Akhirnya Ruki mengeluarkan unek-unek yang ditahannya sedari tadi dan menjitak Kedua temannya yang hanya memasang tampang wajah innocent.

Ruki,cowok kurang tinggi yang bertampang imut bin buntet binti boncel (dikejar-kejar Ruki).Walaupun tampangnya manis dan terlihat lemah dan rapuh,namun ia adalah anak yang super kuat dan kalau marah ia bisa menghancurkan semua benda di sekitarnya.Namun itu menjadi hal yang menarik bagi kedua teman baiknya Reita dan kai.Mereka suka sekali menjaili Ruki dan membuat dia marah-marah,bagi mereka itu adalah sebuah hobi.Dan hanya satu hal yang akan membuat emosi Ruki terangsang adalah 'tinggi badan'

"ruk,ikutan basket yuk!",ujar Reita santai

Ruki melempar death glarenya,"nyindir gue lu?"

"gyahaha. . .Gue serius kali say",Reita membalas tatapan membunuh Ruki dengan senyum mesumnya.Kai hanya numpang senyum tak berdialog.

"GUE STRAIGHT OK,REI!!",tegas Ruki dengan senyuman namun matanya melotot hampir keluar.

Wajah Ruki dan Reita berhadapan.Reita dengan senyum mesumnya dan Ruki dengan senyum + pelototannya.Walaupun wajah mereka hanya berjarak 1 mm,namun ruki tak merasakan nafas Reita seperti adegan-adegan mesra orang kebanyakan.Ya iya toh,nafas Reita kan ke halang noseband.

Lagi-lagi kai hanya tersenyum menatap adegan mesra(??) kedua teman di depannya.Sebenarnya ia tak menatap,saat tersenyum Kai tak bisa melihat apapun mungkin karena terlalu sipit.

"Ruk,entar pulang kita main kemana dulu nih?",tanya Reita sambil bangkit dari duduknya dan menepuk-nepuk pantat,membersihkan kotoran yang mungkin menempel di celana bagian belakangnya.

Ruki tampak berpikir sejenak,"mau minjem komik Pandora Heart",Jawabnya polos sambil mengangkat wajahnya menatap Reita yang tengah berdiri.

"ok,nanti kita pulang bareng si gurame ama si Paha ya"

Ruki mengangguk (kawaii X3).

"Kai,ke kantin yuk!",ajak Reita pada Kai yang sedari tadi masih senyuuuum aja menampilkan sang lesung pipit pada dunia."Kai !!",seru Reita ditelinga Kai

"oh,um~ya?",akhirnya Kai sadar juga dari tidur(?)nya,kemudian ia ngucek-ngucek matanya,"apa Rei?",tanyanya Innocent.

Reita dan Ruki sweatdrop

~*~

Kriing~
Kriing~
Kriing~

KRRIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIINNNGGG!!~

Gubrak!

"aAaAaAargh BERISIIIK!!"

"GYAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAH. . . ."

Seketika itu tawa anak-anak kelas XII.IPS 5 terpecah karena kelakuan dua krempeng di kelas mereka.

~*~

"Awowi,sialan Lu!! Ngapain bawa-bawa jam weker ke sekolah!!",gerutu Uru si miss world pemenang paha ter Sekushi kita (-BLETAKH!-)

"kan buat bangunin Lu!! Bel sekolah kagak mempan,jadi gua bawa aja jam weker enyak gue",jawab Aoi nyantai sambil ngunyah permen karet bubblegum.

Uruha hanya memonyong-monyongkan bibir kritingnya menanggapi jawaban aoi,yang jujur aja membuat Uru tak enak hati wkwkwk.

"eh,itu si Ruki dkk (Dan Kupret-Kupret)",Ujar Aoi sambil menunjuk satu bintang(lho0?)eh eh ke arah 3 sekawan yang ada di ujung koridor di depan mereka.

Uruha mengikuti arah telunjuk Aoi,dan ia langsung berbinar-binar melihat sang boncel dkk,"aah~Ruki chuw my Son",Uruha pun segera berlari dengan kecepatan sonix nyamperin 3 makhluk itu.

Aoi sweatdrop di tempat.

~*~

kini mereka ber-5 (Aoi,Kai,Reita,Ruki,Uruha) sedang berada dalam perjalanan menuju 'Tomodachi'(tempat penyewaan komik dan majalah XD),seperti biasa Uruha berjalan disamping aoi,dan Reita berjalan disamping Kai asik membicarakan hal-hal yang gak penting.Sedangkan Ruki? Dia asik dengan dunianya sendiri.

"Aoi,lihat anak kita,dia autis sekali ya",Ujar Uruha sambil memandang Ruki yang lagi asik nendang-nendang kaleng di jalanan

"Hm",Aoi tak terlalu mendengar apa yang dikatakan Uruha barusan,karena headset menyumpel dikedua lubang hidungnya(Ò.Ó?),Lubang telinganya DONK!!

"eh,eh anak kita rupanya sudah bisa berjalan dengan benar ya aoi,wikikikik",Ujar Uruha lagi cekikikan.

"hm"

GDEBLUK!!

"ah,aoi anak kita jatuh tersandung kerikil!!",Uruha panik lari berlari ke arah Ruki yang udah tengkurap di tanah.

"hm"

"tidak apa-apa Ruki~chuw?",tanya Uruha khawatir sambil membantu Ruki berdiri.Namun Ruki malah cemberut mengembungkan kedua pipinya malu.

Reita dan Kai yang baru menyadari Ruki terjatuh dengan segera menghampirinya,"Lu gak apa-apa Ruk?",ujar Reita sambil jongkok menepuk-nepuk celana seragam Ruki yang kotor.

"Ruki,ada yang sakit?",tanya Kai khawatir (bahkan hampir menangis)

Ruki menepis tangan Reita yang sedang menepuk-nepuk celananya,dan memelototi Uruha,Reita,Kai satu persatu."Don't treat me like a child!! FU*K",ujar Ruki sambil mengacungkan jari tengahnya.

". . . ."

". . . ."

". . . ."

"ngomong eigo,salah lagi gyahahaha",Reita terbahak

"Ru-Ruki. . .Mulai berani ya sama ORANG TUA!!",ujar Uruha lalu mengejar Ruki.

Akhirnya Uru dan Ruki kejar-kejaran,layaknya seorang ibu mau menghukum anaknya yang bandel menolak disuruh mandi.Reita hanya terbahak-bahak memperhatikan makhluk mini dan jangkung itu kejar-kejaran.Dan Kai lagi-lagi hanya tersenyum.

Aoi??

Dia telah berjalan jauuuuuh di seberang sana karena keasikan dengan headsetnya.Setelah sadar tak ada lagi yang berisik,aoi melepas headset dari telinganya dan celingak-celinguk ke sekelilingnya


SYUUUUUUUUU~

(Angin berhembus)

-

-

Uruha?

~to be Continued~


T.T apa?

No comments:

Post a Comment